Home Berita SMRC : Kalau Sekarang Pemilu Presiden Jokowi dan PDIP Peringkat Atas

SMRC : Kalau Sekarang Pemilu Presiden Jokowi dan PDIP Peringkat Atas

4 min read
0
0
595

Kecenderungan Dukungan Politik Tiga Tahun Presiden Jokowi yang digelar oleh Saiful Mujani Reseach and Consulting pada Kamis 10 September 2017 memaparkan hasil survey nasional dukungan partai dan tokoh nasional kurang dari 2 tahun menjelang hari – H pemilu 2019. Survei Random yang mmebutuhkan 1220 responden dan yang berhasil diwawancarai sebesar 1057 atau 87%.

Djayadi Hanan memaparkan Survey Nasional bahwa tanggal 20 Oktober 2017 masa dimana Pemerintahan Presiden Jokowi memasuki 3 tahun. Evaluasi rakyat sekarang memetakan kekuatan politik hanya ada 2 kekuatan Jokowi dan Prabowo, survei ini diperoleh dari opini publik. Jika kurang dua tahun menuju Pemilihan Presiden dan Pemilu serentak bagaimana kecenderungan masyarakat mendukung kepada Presiden dan Partai Politik pilihannya.

Apabila Survei dengan Pilihan Partai (Semi Terbuka), jika pemilihan anggota DPR diadakan sekarang ini, partai mana yang akan dipilih. Hanya PDIP yang mengalami kemajuan dukungan rakyat. Dukungan tersebut cenderung selalu di atas hasil pemilu dalam 3 tahun terakhir. Sementara partai-partai lain belum terlihat peningkatan. Cenderung stagnan dan mengalami kemunduran.

Bila pemilihan presiden diadakan sekarang awal September, Jokowi mendapatkan dukungan terbanyak 38,9% selanjutnya Prabowo Subianto 12 % dan nama-nama lain di bawah 2%. Dalam 3 tahun terakhir, bagaimanapun simulasinya, eletabilitas Jokowi cenderung naik dan belum ada penantang cukup berarti selain Prabowo.

Bagaimana perbandingan Elektabilitas 2 tahun SBY menjelang 2009 dengan 2 tahun Jokowi menjelang 2019. Elektabilitas Jokowi lebih tinggi 2 tahun menjelang 2019 dibanding 2 tahun SBY menjelang 2009. Dua tahun menjelang Pilpres 2009, SBY menaikkan harga BBM dan itu berdampak negative yang cukup dalam secara electoral, tapi kemudian dengan program-programnya SBY dapat melewati masalah tersebut hinga memenangkan pilpres 2009. Sedangkan Jokowi tidak sama dihadapkan dengan masalah tersebut, sehingga peluang Jokowi lebih baik di pilpres 2019.

Peluang dukungan pada Jokowi untuk kembali dipilih menjadi presiden cenderung menguat, karena apa? Kondisi Ekonomi nasional dari rumah tangga ini sangat terkait dengan inflasi yang secara regular dirilis BPS, inflasi naik. Untuk kondisi politik, penegakan hokum dan keadaan keamanan serta ketetiban, warga yang menilai positif lebih besar dari yang meilai sebaiknya dan dalam 3 tahun terakhir kecenderungannya semakin positif.

Kinerja Presiden Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan pembangunan jalan-jalan umum trans/lintas provinsi beserta pelayanan transportasi umumnya, pelayanan kesehatan yang terjangkau oleh warga salah satunya program bpjs, penanganan teroris membuat keamanan warga terjaga, pendidikan yang terjangkau. Akan tetapi penyediaan lapangan pekerjaan dan masalah pengangguran menjadi masalah pemerintahan Presiden Jokowi . Warga menilai kinerja pemerintah semakin baik lebih banyak daripada yang menilai buruk.

Setelah tiga tahun Presiden Jokowi memerintah, kecenderungan dukungan politik untuk kembali menjadi presiden ini semakin kuat. Hanya nama Prabowo Subianto yang menjandi tokoh kompetitif di Pilpres 2019.

Liputan : Taufan SD
Foto : Taufan SD

Load More Related Articles
Load More By swarna
Load More In Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ormas Barupas Gelar Deklarasi Dukung Penuh Pradi-Afifah

Jajaran pengurus BARUPAS dalam deklarasinya mendukung Pradi Supriatna dan Afifah Alia seba…